DIREKTORI USAHA LOKAL
Katalog UMKM & Ekonomi Warga
Direktori komprehensif produk olahan, kerajinan tangan, dan usaha lokal Padukuhan Dadapan
Sebaran Lokasi UMKM
Profil & Potensi UMKM Dadapan
Saksikan liputan eksklusif mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah di Padukuhan Dadapan. Temukan kisah inspiratif perjuangan pelaku usaha lokal dalam menciptakan produk olahan makanan kreatif, kerajinan tangan khas, dan jasa berkualitas tinggi.
Daftar Usaha Lokal
Menampilkan 18 dari 18 UMKM terdaftar

Bersama Handprint
Usaha dimulai tahun 2018, usaha berjalan di bidang aksesoris untuk garment terutama fashion untuk labeling dan packaging alasannya pernah kesusahan mencari vendor labeling dan packaging untuk jersey untuk PSIM jika mengajukan ke pabrik minimal 1000 pcs sedangkan kebutuhan tidak sebanyak itu akhrinya beliau inisiatif membuat sendiri dengan jumlah yang diinginkan. Pertama kali mencoba untuk menjual di marketplace tanpa pre order, lingkup yang di jual adalah label baju dan dikerjakan menggunakan tangan tidak dengan mesin. Mayoritas pembeli dari luar Jogja, pembeli daerah jogja baru 2 tahun akhir ini

Leaf Miner Screen Printing
Menyusul

Mebel Tri Jaya Makmur
Menyusul

Teras Wedangan Akhdan
Menyusul

Angkringan Mas Blangkon
Awal berdiri di daerah prawirotaman, berdiri sudah sekitar 15 tahun

Yanto Tas
Menyusul

Al Hayyu Taylor
Menyusul

Kies Salon dan Wedding Organizer
Berawal dari sebuah keinginan sederhana untuk membuka usaha, pemilik UMKM ini memulai langkahnya dengan mendirikan salon kecantikan. Dengan ketekunan dan pelayanan yang baik, usaha tersebut perlahan mendapat kepercayaan dari masyarakat sekitar. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak warga yang menginginkan layanan tata rias untuk berbagai keperluan, seperti pernikahan, wisuda, hingga acara keluarga. Melihat tingginya permintaan tersebut, pemilik usaha kemudian mengembangkan usahanya dengan membuka jasa make up artist (MUA). Keputusan ini menjadi titik awal perkembangan usaha. Berkat kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan, usaha yang awalnya hanya berfokus pada salon kini mampu menghadirkan layanan kecantikan yang lebih lengkap. Hingga saat ini, UMKM tersebut terus berkembang dengan semangat memberikan pelayanan terbaik sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di bidang kecantikan.

Twin Garden
Twin Garden merupakan usaha yang bergerak di bidang budidaya dan penjualan tanaman hias yang berdiri sejak tahun 2016. Usaha ini berawal dari ketertarikan menantu Ibu Zamanah terhadap berbagai jenis bunga, yang kemudian dikembangkan dan dilanjutkan oleh Ibu Zamanah sebagai pemilik usaha hingga menjadi Twin Garden seperti saat ini. Produk utama yang ditawarkan adalah berbagai jenis kaktus, namun Twin Garden juga menyediakan beragam tanaman hias lainnya. Harga tanaman yang dijual cukup terjangkau, dimulai dari Rp25.000, sehingga dapat dijangkau oleh berbagai kalangan. Konsumen Twin Garden berasal dari berbagai segmen, mulai dari mahasiswa, pelajar SMA, hingga pelajar SMP. Dalam proses perawatannya, tanaman kaktus memerlukan perhatian khusus karena cukup rentan terhadap serangan jamur putih. Apabila tidak segera ditangani, jamur tersebut dapat menyebabkan tanaman mengalami kerusakan bahkan mati. Oleh karena itu, perawatan yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas tanaman yang dijual. Untuk memudahkan pelanggan memperoleh informasi maupun melakukan pemesanan, Twin Garden telah memanfaatkan berbagai media digital, antara lain Google Maps, WhatsApp di nomor 081227908027, Facebook dengan nama Twin Garden, serta Instagram melalui akun @twin_garden2.

Angkringan Pak Eko
Angkringan Pak Eko merupakan usaha kuliner milik Ibu Umriyati yang telah berdiri sejak tahun 2023. Usaha ini didirikan dengan tujuan untuk membantu mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga. Sejak awal berdiri, Angkringan Pak Eko menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan masyarakat. Produk yang ditawarkan meliputi nasi, aneka gorengan, berbagai jenis sate-satean, kopi, minuman, serta rokok. Angkringan Pak Eko beroperasi setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 24.00 WIB, sehingga dapat melayani pelanggan baik pada siang maupun malam hari. Saat ini, Angkringan Pak Eko belum memiliki lokasi yang terdaftar di Google Maps maupun akun media sosial sebagai sarana promosi. Namun, pelanggan dapat menghubungi pemilik usaha melalui WhatsApp di nomor 083844730377 untuk memperoleh informasi maupun melakukan pemesanan.

Bakso dan Mie Ayam Pak Tum 2
Usaha sudah berjalan sejak 25 tahun lalu. Perjalanan usaha dimulai dari sebuah gerobak sederhana yang menjadi langkah awal dalam merintis usaha keluarga. Warung pertama didirikan di wilayah Sleman, tepatnya di dekat lokasi kontrakan keluarga. Lokasi tersebut dipilih karena dinilai strategis dan memudahkan pengelolaan usaha pada masa-masa awal perintisan. Perjalanan usaha kemudian diteruskan oleh Pak Paimin. Ketertarikan beliau berawal dari rasa penasaran untuk mencoba membantu sang ayah berjualan. Waktu luang dimanfaatkannya untuk ikut melayani pelanggan dan mempelajari seluk-beluk usaha secara langsung. Dari pengalaman tersebut tumbuh kecintaan terhadap usaha keluarga, hingga akhirnya beliau memiliki tekad untuk meneruskan dan mengembangkan usaha yang telah dirintis oleh ayahnya.

Tape Madu Mentega Asli Pati
Usaha Tape Madu merupakan UMKM yang berdiri sejak tahun 2024 dan bergerak di bidang penjualan makanan tradisional, yaitu tape madu asli Pati. Selain melakukan penjualan secara langsung kepada konsumen, usaha ini juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi reseller sehingga jangkauan pemasaran produk dapat semakin luas. Produk Tape Madu dikemas menggunakan besek yang memberikan kesan tradisional sekaligus ramah lingkungan. Setiap kemasan memiliki berat sekitar 550 gram dengan kualitas produk yang tetap terjaga. Penjualan secara langsung dilakukan di kawasan SSA setiap hari Minggu pagi serta di kawasan Paseban setiap hari Sabtu. Dalam kegiatan pemasarannya, usaha Tape Madu belum memiliki lokasi yang terdaftar di Google Maps maupun toko di platform Shopee. Promosi produk masih dilakukan secara sederhana melalui WhatsApp, sedangkan konten promosi diunggah melalui akun Facebook dan Instagram pribadi pemilik usaha.

UD Wistar
Usaha ini berawal dari peternakan tikus putih yang diperuntukkan sebagai hewan penelitian sekaligus hewan peliharaan. Awal mula merintis usaha terjadi ketika Bapak Suparno memperoleh kesempatan untuk melanjutkan usaha peternakan tikus putih yang sebelumnya dijalankan oleh mahasiswa Farmasi UGM. Meskipun belum memiliki pengalaman dalam membudidayakan tikus penelitian, beliau mendapat bimbingan langsung dari dua mahasiswa yang mengajarkan teknik pemeliharaan tikus untuk standar penelitian. Pada masa awal, promosi usaha dilakukan secara sederhana melalui media cetak, yaitu koran. Seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan, usaha ini mulai dikenal oleh berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian. Tikus putih yang dipasarkan disesuaikan dengan kebutuhan penelitian, mulai dari usia, berat badan, hingga jenis kelamin. Sebelum dikirim kepada pelanggan, setiap tikus ditimbang terlebih dahulu untuk memastikan spesifikasi yang diminta terpenuhi. Selain itu, tersedia pula pakan khusus, termasuk pakan obesitas. Seiring berkembangnya usaha, Bapak Suparno tidak hanya menjual tikus putih, tetapi juga menjadi distributor berbagai alat laboratorium serta bahan-bahan kimia penelitian melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan. Hal ini menjadikan usahanya sebagai penyedia kebutuhan penelitian yang lebih lengkap. Keunggulan lain usaha ini dibanding peternak lainnya adalah kemampuannya melayani pengiriman ke berbagai daerah, termasuk ke luar Pulau Jawa. Cara menjaga keamanan dan kualitas selama proses distribusi, tikus dikemas menggunakan wadah berbahan triplek dan dikirim melalui transportasi udara. Selain bergerak di bidang jasa, usaha ini juga menyediakan tikus putih sebagai hewan uji penelitian. Penjualan dilakukan berdasarkan berat badan, usia, dan jenis kelamin tikus. Sebelum diserahkan kepada pelanggan, setiap tikus ditimbang terlebih dahulu untuk memastikan kesesuaian dengan kebutuhan penelitian. Untuk menghasilkan tikus dengan karakteristik tertentu, usaha ini juga menyediakan pakan khusus, termasuk pakan obesitas yang digunakan dalam penelitian.

Althaf Batik
Althaf Batik merupakan usaha batik milik Bapak Dwi yang telah berdiri sejak tahun 2015. Usaha ini memproduksi berbagai jenis batik, meliputi batik tulis, batik cap, serta batik kombinasi cap dan tulis. Selain menjual produk jadi, Althaf Batik juga menerima jasa pembuatan batik berdasarkan pesanan pelanggan, mulai dari pembuatan pola, proses pembatikan, hingga pewarnaan kain. Dalam proses produksinya, kegiatan pewarnaan dilakukan di rumah dengan bantuan karyawan, sedangkan proses pembatikan dikerjakan oleh perajin atau buruh batik di tempat lain. Sistem tersebut memungkinkan usaha tetap berjalan secara efisien dengan melibatkan tenaga kerja yang telah berpengalaman di bidang pembatikan. Produk batik yang ditawarkan umumnya menggunakan kain sepanjang 2 meter dengan harga berkisar antara Rp110.000 hingga Rp200.000, sedangkan batik tulis dijual mulai sekitar Rp180.000, tergantung pada tingkat kerumitan motif. Sebagian besar pembeli melakukan pemesanan terlebih dahulu sesuai kebutuhan. Penjualan dilakukan secara eceran, namun pembelian dalam jumlah grosir juga dapat dilayani berdasarkan pesanan. Pemasaran Althaf Batik masih dilakukan secara sederhana. Produk dijual langsung dari rumah, dipromosikan melalui WhatsApp, serta dipasarkan dengan mengikuti berbagai kegiatan pameran atau expo. Hingga saat ini, Althaf Batik belum memiliki lokasi yang terdaftar di Google Maps maupun toko di platform Shopee.

Basreng Barokah
Berawal dari sekadar mencoba untuk mengisi waktu luang. Usaha awalnya membeli basreng mentah asli dari Majalengka. Siapa sangka usaha kecil ini justru mendapat sambutan yang begitu baik dari masyarakat setempat. Banyaknya permintaan, seperti hari lebaran menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usaha hingga eksistensi Basreng Barokah yang telah berdiri kurang lebih empat tahun sampai saat ini. Sejak awal, produk unggulan yang ditawarkan adalah basreng (bakso goreng) dengan cita rasa khas. Seiring meningkatnya permintaan konsumen, Basreng Barokah memperluas variasi produknya dengan menghadirkan keripik bayam, usus krispi, dan keripik pare. Seluruh produk dibuat menggunakan bahan-bahan premium dan diproses secara detail sehingga produknya lebih tahan lama dan tidak berminyak. Selain menjadi sumber penghasilan, usaha ini juga didirikan dengan tujuan membantu dana pemasukan pondok pesantren. Ketekunan dan tekat Basreng Barokah hingga saat ini telah memiliki jaringan reseller yang menjangkau berbagai daerah, bahkan mencapai Pulau Kalimantan. Produk banyak dibeli juga oleh anak-anak sekolahan untuk dijual ulang.

Gatot Tiwul Instan Mbok Yem
Usaha ini lahir dari tantangan yang dihadapi masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Saat itu, harga ketela mengalami penurunan sehingga nilai jual hasil panen menjadi rendah. Oleh karena itu, Ibu Erna untuk memutar otak dan mencari cara agar ketela dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Bahan baku penjualan diproduksi di Gunung Kidul, yang diolah oleh orang tua dari Ibu Erna. Ibu Erna di rumah Bantul hanya mengemas untuk dikirim kepada reseller dan memproduksi tiwul kukus untuk dijual. Hal ini sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas ketela. Selain membantu meningkatkan pendapatan dari hasil panen, usaha ini juga bertujuan memperkenalkan makanan tradisional khas Gunung Kidul kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui inovasi tersebut, Ibu Erna turut melestarikan kuliner tradisional agar tetap dikenal dan diminati oleh berbagai kalangan. Produk unggulan yang ditawarkan adalah tiwul kering, sehingga lebih praktis disimpan, memiliki daya simpan yang lebih lama, dan mudah didistribusikan ke berbagai daerah. Usaha lain yang dijual adalah usaha yang dibuat oleh keluarga Ibu Erna. Terdapat pula produk sebagai reseller produksi lainnya. Melalui kolaborasi tersebut, usaha yang dirintis tidak hanya berperan dalam mengembangkan produk sendiri, tetapi juga menjadi wadah untuk mengelola dan memasarkan produk-produk olahan makanan khas lokal.

Heart Lab Art & Sculpture
Dirintis sejak 2013 dan beroperasi penuh mulai 2017, Heartlab adalah studio usaha kreatif di Padukuhan Dadapan yang mengolah limbah koran bekas (paper pulp) dan resin menjadi patung dekoratif bernilai seni tinggi. Mengandalkan pengerjaan 100% handmade dan pemberdayaan warga lokal, produk Heartlab bermula dari patung karakter hingga maskot kustom yang telah menembus pasar mancanegara. Setiap karya diproduksi secara teliti dengan standar pengemasan aman untuk pengiriman jarak jauh.

Kayon Craft & Interior
Berdiri sejak 2008, kerajinan kayu milik Pak Rudi berfokus pada model usaha Business to Business (B2B) untuk pasar lokal hingga ekspor internasional. Menggunakan bahan baku kayu jati berkualitas dari Bojonegoro yang terstandarisasi lewat sistem grading ukuran, seluruh proses finishing dan detail produk dikerjakan secara presisi di Bantul untuk menjaga mutu tinggi sesuai kebutuhan mitra.